CARA : Harga Mesin Ayakan Pasir / Pengayak Pasir adalah merupakan alat tambang yang digunakan khusus untuk menyaring pasir, seperti silica dan lain jenis pasir lainnya. Kalau dulu orang hanya menggunakan cara manual dengan dilakukan oleh 2 orang yang saling berhadapan dengan masing-masing memegang kedua sudut pengayak tersebut sambil digoyang-goyangkan. Tapi sekarang tidak lagi, ayakan pasir atau yang dikenal dalam bahasa bugis dengan Conveyor pasir sudah bisa dijalankan oleh mesin dengan kapasitas yang jauh lebih besar dari yang cara manual.

Sistem kerja mesin ayakan pasir hampir sama dengan cara manual yang dijalankan oleh dua orang pekerja sebagaimana dijelaskan di atas, hanya saja dengan alat modern ini pengerjaannya jauh lebih cepat dan kita tidak perlu repot mengeluarkan tenaga besar untuk mengayak pasir yang bertumpuk, apalagi untuk kebutuhan pertambangan dan bisnis bahan bangunan. Mengapa demikian, karena alat ini dijalankan dengan mesin dengan kecepatan dan hasil produksi yang bisa disetting oleh pemiliknya. Tapi perlu diperhatikan bahwa dalam menjalankan mesin ini harus dengan teknik dan panduan lengkap dari penyedianya agar hasil dan ketahanan mesin bisa dipertahankan untuk jangka waktu yang lebih lama.

Harga Mesin Ayakan Pasir / Pengayak Pasir by Caramaster
Mesin Ayakan Pasir / Pengayak Pasir

Dilihat dari gambar mesin Pengayak Pasir yang anda saksikan di atas sudah memiliki spesifikasi : Belt Conveyor, Vibrating Screener, Roda Pemindahan Lokasi Pengayakan, serta Diesel Genset. Dengan berbagai kelengkapan tersbut maka tentunya akan sangat memudahkan kita dalam mengoperasikannya sebab dapat mobile atau dipindahkan sesuai dengan tempat akan dilakukannya pengayakan pasir

Kelebihan lain dari mesin ini adalah dimana hasil ayak yang dihasilkan bisa seragam besaran butirannya. Dan inilah mungkin yang sangat kita butuhkan dari hasil produksi pasir yang kita usahakan. Selain itu pemakaian listriknya juga cenderung hemat sehingga mengurangi biaya pengeluaran produksi serta tidak cepat habis saat digunakan. Di indonesia sendiri sudah banyak yang memesannya dan bahkan telah membeli dan menggunakan barangnya.

Di pasaran mesin dengan kapasitas seperti yang kami terangkan biasanya dibandrol di kisaran Rp. 120.000.000 (seratus dua puluh jutaan) dengan tambahan spek seperti motor listrik 10 HP, dengan lebar alat pengayak yaitu 1,6 x 4,5 meter untuk menghasilkan hasil penapisan pasir yang banyak sekaligus. Dan untuk mengantisipasi jika disekitar mesin tidak ditemukan saluran listrik langsung maka dilengkapi juga dengan mesin genset yang bermesin diesel berkekuatan 30 KVA serta tentunya juga untuk memudahkan pemindahan ke berbagai tempat dan medan yang berbeda maka sudah dilengkapi dengan roda ban.

HARGA MESIN AYAKAN PASIR / PENGAYAK PASIR

BEIJING (AP) — The head of Taiwan's Nationalists reaffirmed the party's support for eventual unification with the mainland when he met Monday with Chinese President Xi Jinping as part of continuing rapprochement between the former bitter enemies.

Nationalist Party Chairman Eric Chu, a likely presidential candidate next year, also affirmed Taiwan's desire to join the proposed Chinese-led Asian Infrastructure Investment Bank during the meeting in Beijing. China claims Taiwan as its own territory and doesn't want the island to join using a name that might imply it is an independent country.

Chu's comments during his meeting with Xi were carried live on Hong Kong-based broadcaster Phoenix Television.

The Nationalists were driven to Taiwan by Mao Zedong's Communists during the Chinese civil war in 1949, leading to decades of hostility between the sides. Chu, who took over as party leader in January, is the third Nationalist chairman to visit the mainland and the first since 2009.

Relations between the communist-ruled mainland and the self-governing democratic island of Taiwan began to warm in the 1990s, partly out of their common opposition to Taiwan's formal independence from China, a position advocated by the island's Democratic Progressive Party.

Despite increasingly close economic ties, the prospect of political unification has grown increasingly unpopular on Taiwan, especially with younger voters. Opposition to the Nationalists' pro-China policies was seen as a driver behind heavy local electoral defeats for the party last year that led to Taiwanese President Ma Ying-jeou resigning as party chairman.

Taiwan party leader affirms eventual reunion with China

Artikel lainnya »